Soul

Jamaah Thariqah Syathariyah Ponorogo Rayakan Idul Fitri Lebih Awal

Ponorogo, Jawa Timur (KABARIN) - Ratusan jamaah Thariqah Syathariyah di Ponorogo melaksanakan Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah lebih cepat dari penetapan pemerintah. Ibadah tersebut digelar di Masjid Jami’ Pondok Pesantren Daarul Islaam Liahlissunnah Waljamaah, Desa Sukorejo, Kecamatan Sukorejo, pada Kamis pagi.

Pelaksanaan Shalat Id berlangsung dengan tertib dan penuh kekhusyukan serta diikuti oleh jamaah yang mayoritas berasal dari lingkungan pondok pesantren tersebut. Sejak pagi, para jamaah sudah mulai berdatangan untuk mengikuti rangkaian ibadah bersama.

Imam Shalat Id Parlan Ahmad Khumaidi menjelaskan bahwa penetapan 1 Syawal dilakukan berdasarkan perhitungan internal jamaah yang telah menyelesaikan puasa selama 30 hari penuh.

"Puasa kami sudah genap 30 hari karena awal Ramadan dimulai lebih awal, yakni pada hari Selasa," katanya.

Ia menambahkan bahwa jamaah yang mengikuti kegiatan ini tidak hanya berasal dari Ponorogo, tetapi juga datang dari berbagai daerah lain seperti Wonogiri, Madiun, hingga Kediri. Hal ini menunjukkan adanya jaringan jamaah yang cukup luas dalam mengikuti metode penentuan waktu ibadah yang mereka gunakan.

Usai pelaksanaan Shalat Id, para jamaah melanjutkan tradisi saling bersalaman dan makan bersama sebagai bagian dari kebersamaan yang rutin dilakukan setiap tahun setelah beribadah.

Meski merayakan Idul Fitri lebih awal, jamaah tetap menunjukkan sikap saling menghormati dengan masyarakat sekitar yang mengikuti ketetapan pemerintah. Mereka juga menjaga suasana kondusif selama perayaan berlangsung.

Parlan menjelaskan bahwa gema takbir tidak disiarkan ke luar masjid menggunakan pengeras suara sebagai bentuk penghormatan kepada warga lain yang masih menjalankan ibadah puasa.

"Kami tetap menjaga toleransi, takbir hanya dilakukan di dalam masjid," ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, aparat kepolisian dari Polsek Sukorejo turut melakukan pengamanan untuk memastikan situasi tetap aman dan tertib. Kapolsek Sukorejo Iptu Agus Tri Cahyo mengatakan pihaknya menurunkan personel guna memberikan rasa nyaman bagi jamaah selama beribadah.

"Kami hadir untuk memastikan kegiatan berlangsung aman sehingga jamaah dapat beribadah dengan nyaman dan khusyuk," katanya.

Pewarta: Destyan H. Sujarwoko
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: